welcome

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, 25 May 2016

Berdoa

aku hanya ingin berbagi, bukan sok rohani, apalagi sok suci, menyadari masih ada banyak kekurangan yang masih harus kuperjuangkan, aku menulis hanya ingin membagikan pengalamanku bersamaNya

beberapa bulan belakangan aku punya pergumulan yang cukup rumit, tentang proses skripsiku,
berproses dalam skripsi selama setahun lebih, memang sangat membosankan, ada begitu banyak pertanyaan, dari orang lain bahkan dari diriku sendiri.

bulan ini (mei) adalah puncaknya, aku benar-benar merasakan lelah, seakan berlari tapi tak kunjung sampai. Merasa gagal, gagal menjadi seorang contoh yang baik untuk adik-adik ktb ku, gagal menjadi anak yang baik karna tidak bisa lulus tepat waktu. Menangis sendiri di malam hari sudah jadi hal yang biasa, tapi tegar di hadapan orang banyak adalah prinsipku.

Hari itu, ketika sedang ktb sharing di sebuah restoran kecil, aku mensharingkan semua yang kurasakan dengan adik-adik ktb ku, yang juga sedang berproses dalam pengerjaan skripsi. Aku menceritakan kekhawatiranku dan sejauh mana progres skripsiku saat itu, sampai akhirnya mereka memutuskan untuk mengajakku berdoa puasa besok hari, untuk mendoakan dosen dan proses skripsiku, bersyukurnya aku punya komunitas yang mendukungku dalam doa bahkan ketika mereka juga sedang mengerjakan skripsi, bersyukurnya aku kembali diingatkan bahwa masih ada harapan dalam Dia saat kita meminta dan itu lewat adik ktb ku, so sweet itu sederhana :')

Malamnya, sebelum berdoa puasa, aku mendapat kabar kalau dosen pembimbing 2 ku, yang selama ini memang menjadi sedikit 'batu kecil' dalam pengerjaan skripsi ku karena sulit ditemui, akan berangkat ke thailand dua minggu lamanya, sementara batas sidang di kampusku adalah tanggal 6 juni. ah Tuhan.. apalagi ini..
Aku kembali merasakan ketidakberdayaanku, menyadari bahwa aku memang terbatas, tidak ada yang bisa kulakukan selain minta tolong dengan Pribadi yang tak terbatas, ada hal yang diluar kendaliku tapi ada Pribadi yang bisa mengendalikannya

saat berdoa puasa, aku sambil membaca buku "kehidupan yang berdoa" aku memang sedang melatih diriku membaca buku untuk self study, ada begitu banyak evaluasi dari caraku berdoa selama ini, yang akan kubagikan lewat blog ini nanti kalau sudah selesai membaca buku tsb.

Saat sedang berdoa puasa, aku kembali diingatkan, aku lupa bahwa akulah yang terbatas, bukan Bapaku, aku berdoa, meminta tolong kepada Allah tapi aku sendiri membatasi kuasa Allah, menciptakan ketidakmungkinan dalam pikiranku, menciptakan segala sesuatu yang realistis.

Saat sedang berdoa puasa aku kembali diingatkan, aku lupa, Allah adalah pribadi yang unik, yang punya caraNya sendiri untuk menolongku, aku menebak-nebak cara Allah menolongku dengan pikiranku sendiri.

Saat sedang berdoa puasa, aku kembali diingatkan, aku lupa, bahwa Allah lah yang tau yang terbaik bagiku, aku sibuk meminta keinginanku, lupa menyerahkan semua ke dalam tanganNya,

Parahnya lagi, aku lupa kalau Dia perduli dan bahkan sangaaat peduli kepadaku, aku mempertanyakan selama ini apakah Dia mendengar doaku, aku mulai meragukan, aku mengenal bahwa Dia adalah pribadi yang berkuasa, tapi aku ragu, apa Dia mau menolongku, aku mulai membandingkan diri dengan orang-orang yang proses skripsinya Tuhan izinkan lebih mudah dariku, aku merasakan ketidak adilan.

Sampai akhirnya aku lelah, lelah dengan pikiranku sendiri dan akhirnya menyerahkan diri.
aku berdoa, aku menyatakan semua isi hatiku, semua yang kurasakan, meminta ampun atas semua pikiranku selama ini.

Aku mulai menyerahkan diri, percaya Allah punya rencana indah dan unik. Bagianku adalah mengerjakan dengan maksimal, memberikan yang terbaik.

Besoknya, aku mendapat kabar bahwa rabu, dosen pembimbing 2 ku yang akan ke thailand ,menerima bimbingan, dan siangnya aku mendapat kabar bahwa batas sidang di kampusku diundur menjadi tanggal 20 juni.

setelah sekian lama menanti, siapa sangka dosen yang sangat sibuk dan bahkan kabarnya minggu depan akan ke thailand, menerima bimbingan :) aku tersenyum, aku yakin ini adalah hasil kerjaNya

Rabu, sesuai dengan janji untuk bimbingan, aku menunggu dosenku untuk bimbingan, bukan hanya aku, ada beberapa mahasiswa bimbingan lain yang menunggu juga. kami menunggu dari pukul 10, karena ketika mengadakan janji, dosen pembimbingku hanya memberikan hari, tidak dengan jam, detik berganti detik, menit berganti menit sampai jam berganti jam.
jam menunjukkan pukul 1 siang, kami sudah melihat sosok dosen pembimbing yang sedaritadi sudah kami tunggu, tapi nama kami tak kunjung dipanggil utuk bimbingan (fyi : bimbingan dengan dosenku cukup unik, saat tiba di tempat, mahasiswa akan mencatat nama, menunggu, ketika dosen datang maka namanya akan dipanggil satu persatu, satu orang bimbingan sekitar 5 menitan, gambarannya seperti mengantri akan konsul ke dokter :D)
Jam menunjukkan pukul 2, kemudian asisten dosbing ku keluar, dan memberikan kabar bahwa dosbingku sedang ada tamu, dan setelah ini akan langsung mengajar, mau pilih menunggu sampai sore atau besok datang lagi? dengan berbagai pertimbangan, akhirnya kami memutuskan untuk datang kembali besok harinya,
Hari itu juga kami mendapat kabar bahwa dosbing ku tidak merencanakan untuk berangkat ke thailand, itu hanya gosib :D
kecewa dan rasa capek menunggu tak lagi kurasakan, selain karena ini bukan untuk yang pertama kali, tapi juga karena rasa kecewa tsb tidak seberapa dibanding bahagianya mendengar kabar bahwa dosenku tidak jadi berangkat ke thailand.
selama ini, aku berdoa, tapi aku membatasi doaku, aku membatasi kuasa Allah dengan pikiran 'gak mungkin' tapi apa yang terjadi? tidak ada yang mustahil bagi Dia,

Kamis, aku kembali menunggu dan menemui dosbingku, dengan ekspektasi akan mendapat sedikit revisi dan akan segera menyelesaikannya jadi minggu depan akan acc, karena aku sudah mendapat acc seminar hasil dari dosbing 1 ku. (EKSPEKTASI KU)
Dan benar saja, saat bimbingan, aku mendapat sedikit revisi, dengan segera aku mengerjakan.

Dua mingu kemudian aku kembali bimbingan, karena seminggu sebelumnya dosbingku sangat sibuk sehingga tidak ada waktu untuk bimbingan.
Aku datang dengan membawa hasil revisianku, dengan ekspektasi hari ini acc seminar hasil dan minggu depan aku akan seminar hasil. aku kembali menunggu, sampai akhirnya namaku dipanggil untuk bimbingan, dan? aku mendapat revisi lagi,
Tersenyum setelah menerima revisi adalah hal yang harus kulakukan, aku mulai berserah kembali, aku percaya ini adalah bagian dari rencana unikNya,

Minggu depannya, aku menanyakan waktu kembali untuk bimbinggan, dan dosbingnku tidak bisa karena sibuk, dan harus menunggu minggu depannya lagi, ohh apa lagi ini..
dan minggu depannya aku mendapat kabar dosen pembimbingku bisa ditemu hari rabu,

aku kembali berdoa puasa, berdoa untuk hatiku agar bisa menerima apapun hasil bimbingan hari ini dengan segala kemungkinan yang ada.
tapi hari ini namaku tidak dipanggil, asisten dosen pembimbingku lah yang menemui kami anak bimbingannya keluar, dan aku acc untuk seminar hasil,
sungguh Dia adalah Allah yang sungguh baik dan teramat unik, pikiranNya bukan pikiranku, Dia punya cara dan waktu yang terbaik,

dua hari kemudian, aku menghubungi dosen pembimbing 1 ku untuk menanyakan jadwal seminar hasil, dan mendapat kabar bahwa selasa rabu beliau tidak ada waktu,
ah mulai resah menyesuaikan jadwal mereka, karena dosen 2 ku adalah dosen yang sangat sibuk, ragu kalau beliau bisa minggu ini, mengingat jadwal maksimal sidang sebentar lagi,
tapi kembali berharap, Dia adalah Allah yang tidak pernah mengecewakan,
aku kembali berdoa, bagaimanapun akhirnya, percaya bahwa ini adalah yang terbaik dariNya,
dan tidak ada yang mustahil, aku mendapat jadwal seminar hasil hari kamis,

Rabu, menjadi hari yang cukup melelahkan, karena memang aku mendapat waktu fix seminar selasa malam, aku hanya punya satu hari untuk mempersiapkan segala sesuatunya,
pagi, mulai dari ngeprint, urus undangan, dan harus menghantarkan draft ke ruang dosen, dan siangnya ada jadwal ktb, kehujanan, dari kering ke basah sampai kering lagi, dan bersyukur Allah yang memelihara, ketika seminar aku tidak sakit, sakit setelah selesai seminar :'D
saat sedang KTB aku membuka dompet, dan tersadaruang terbatas, mengingat kabar dari mama kiriman tambahan akan datang jumat,
mulai terlintas "besok ga mungkin ngojek, duit ga cukup, belum ngeprint buat peserta, baru dikirimin jumat, belum beli snack, Tuhan tolong"
dan saat itu juga aku mendapat pesan singkat dari seorang adik di tempat aku melayani tahun lalu, menanyakan apakah besok butuh bantuan untuk berangkat dan persiapan.
ah.. pertolongan Tuhan memang tepat pada waktunya :')
malamnya aku mengirim pesan singkat ke beberapa orang untuk meminta dukungan doa, dari mama, pacar, mamanya pacar, kaka ktb, sampai adik ktb. cukup resah dan trauma, mengingat kejadian di seminar proposalku sebelumnya yang cukup menegangkan :'D
Dan aku bersyukur, sangat bersyukur dianugrahi orang-orang baik di sekelilingku, yang bersedia menolongku :')

Kamis,
dengan segala keraguan aku melangkah ke kampus, ada rasa enggan, trauma dengan kejadian sebelumnya di seminar proposalku.
dan terulang kembali.. peserta kurang dai 10 (pernah kualami ketika aku seminar proposal) dosbing 1 ku ikut panik, mungkin beliau juga mengingat kejadian sebelumnya,
tapi anehnya, dosbing 2 ku malah tidak marah, beliau masih sempat memandangi gedung sebelah sembari aku mencari peserta, karena teman-temanku sedikit telat.
saat mulai, dosbing 1 ku berpesan "udah minta restu dari orang tua nes? tarik nafas dulu, jangan stres yaa" kata-kata yang cukup menghiburku, mungkin karena beliau juga mengingat kejadian sebelumnya.
dan.. seminar hasilku berjalan lancar sekali, ada beberapa revisi tetpi tanpa bumbu bentakan yang sebelumnya sangat kutakutkan :D
Mujizat itu memang nyata, Tuhan akan menolong tepat waktu dengan caraNya yang unik


Thursday, 14 April 2016

Misi Umat Allah

berikut adalah resume buku "Misi Umat Allah" versi saya

BAB I

  • Pertanyaan "apa misi umat Allah" mungkin sama dengan pernyataan "untuk apa mereka yang menyebut diri sebagai umat Allah itu ada?" atau "untuk tujuan apa kehadiran kita di bumi?"
  • misi adalah milik Allah, Allah mempunyai maksud dan sasaran bagi seluruh ciptaanNya (Kis 20:7, ef q:9-10)
  • yang terjadi bukanlah Allah memiliki sebuah misi bagi gerejaNya di dunia, tetapi bahwa Allah punya gereja bagi misiNya di dunia. misi tidak diciptakan bagi gereja, gerejalah yang diciptakan bagi misi yaitu milik Allah" -Christ Wright"
  • misi adalah segala sesuatu yang Allah lakukan di dalam maksud akbarNya bagi seluruh ciptaan, dan segala sesuatu yang untuk itu kita dipanggil untuk melakukannya sejalan dengan  misi itu.
  • misi-misi adalah berbagai macam aktivitas yang kedalamnya umat Allah bisa melibatkan diri, yang melaluinya mereka berpartisipasi dalam misi Allah.
  • ladang misi = dimanapun ketidaktahuan/penolakan atas injil Yesus Kristus
  • misi adalah sesuatu yang entah dilakukan secara paruh waktu oleh orang-orang kristen secara khusus jika mereka memperoleh dukungan memadai untuk itu. atau sesuatu yang dilakukan (mayoritas besar) orang kristen lainnya di momen-momen tertentu saat mereka punya waktu luang dari keharusan bekerja menyambung hidup.
  • seluruh dunia = bersifat geografis (seluruh bumi) tetapi juga ekologis, ekonimis, sosial, dan politis, dan dimensi waktu (akhir dunia dan permulaan baru)
  • jika misi kita menyampaikan kabar baik, berkaitan dengan keserupaan kita sebagai penyampai kabar baik dengan kristus.
  • injil adalah sesuatu yang perlu ditaati, bukan hanya dipercaya

BAB II

Wednesday, 9 March 2016

berbuat baik

tentang apa dan bagaimana berbuat baik..

ku sebut tante, agak rasis, tapi memang kalau di suku ku, yaitu batak, panggilan kepada seseorang itu bisa ditentukan dari marga, namun berhubung tante tdk punya marga, jadi ku sebut tante, biar lebih nasionalis :D
Belum pernah bertemu, hanya berkomunikasi lewat pesan pendek yang sekarang disebut "sms". tapi lewat tante, kembali diingatkan, memang masih banyak orang-orang baik di dunia ini, ditengah berbagai kekecewaan thd orang-orang sekeliling. bercerita lewat pesan singkat, berbagi pokok doa, saling mendoakan. berawal dari sharing tentang "harapan", "percaya" dari seorang tante aku bisa belajar ttg apa itu percaya, tentang kekuatan dari percaya, dari seorang tante aku belajar tentang mendoakan orang lain bahkan ketika kita sedang butuh didoakan. :') benar-benar terharu, seorang tante yang baru kenal, belum pernah bertemu, tapi mau mendoakan pergumulaku, bahkan saat dia sedang butuh didoakan, memberikan kekuatan ditengah kelemahannya. sungguh sosok ibu yang sempurna menurutku, memiliki dua orang ibu yang memperhatikan dan mendoakanmu adalah tingkat kebahagiaan yang tertinggi menurutku.
Terharu luar biasa, ketika bahkan tante mengajak bertemu ketika berkunjung ke kota tempat tinggalku. tapi sayang, karena beberapa hal yang tidak bisa dicancel, pertemuannya batal, tapi tante membawakan oleh-oleh, bukan tentang apa yang dibawakannya untukku, bukan tentang seberapa yang dibawakannya untukku. ketika aku diingat sebegitunya, lemah hati ini -_-
Dari tante aku belajar, berbuat baik itu bukan supaya orang juga berbuat baik kepada kita, tapi karna Tuhan udah lebih dulu baik kpd kita. berbuat baik bukan saat kita baik-baik saja, justru kita bisa berbuat baik di tengah kelemahan kita.
terimakasih tante :')

Thursday, 25 February 2016

masa lalu


sudah begitu banyak hati dan pikiran yang tersakiti, hanya karna secercah masa lalu, yang seharusnya hanya dijadikan pelajaran.
siang itu aku mendengar, tentang kisah masa lalu yang sekarang bisa ditinggalkan untuk dijadikan pelajaran, kisah masa lalu yang saat itu sulit dilupakan sehingga memakan banyak korban, kisah masa lalu dimana ada beberapa orang yang terlibat dan akhirnya di rugikan,
tapi bukan unsur kesengajaan, hanya ketidaksengajaan. sedang melangkah ke depan menjalani peran baru, tanpa disengaja tersandung  masalalu, mengingat kembali, dan ingin kembali.
ini bukan tentang siapa yang benar & salah, mengulang kembali dan ingin memperbaiki kurasa adalah naluri setiap orang, tapi hanya sedikit orang yang akan mengulang berkali-kali ketika jatuh di tempat yang sama.
Siang itu, aku menyaksikan betapa seseorang menyesali perbuatannya di masa lalu. siang itu aku menyaksikan seseorang ingin kembali ke masalu untuk menyadarkan dirinya betapa bodohnya dirinya di masa lalu.
Siang itu aku mengerti, masalalu memang cukup untuk dijadikan pelajaran untuk lebih baik lagi di masa depan, siang itu aku mengerti, tidak perlu memerankan peran baru kalau belum siap meninggalkan masa lalu,
siang itu aku mengerti untuk memerankan peran baru, butuh hati yang siap untuk melangkah, siang itu aku mengerti tak perlu memerankan peran baru untuk melupakan masa lalu, sempat beberapa kali memintanya untuk menyelesaikan masa lalu, setiap sakit hati & pikiran yang ditimbulkan di masalalu bahkan di peran baru yang sempat dijalani, dan dia melakukannya.
siang itu aku bersyukur, berterimakasih untuk setiap masa lalunya yang bisa membentuknya menjadi pria yang sekarang.
siang itu aku mengerti, ini masalah hati, hati yang siap untuk peran baru dan belajar dari masa lalu, bukan mempermasalahkan masa lalu di peran yang baru.

Wednesday, 24 February 2016

now I know


pdkt & mendoakan 11 bulan, menjalin hubungan 6 bulan. sudah banyak yang dilewati, sudah banyak belajar, sudah cukup mengenal. sempat jenuh dengan segala jenis pertengkaran yang sebenarnya sepele, tapi seolah besar karna si egois yg merajalela.
sebesar apapun jenis pertengkaran, belum pernah berpisah, memang kata pisah adalah pantangan dalam hubungan ini, aku, yang adalah orang yang baru pertama kali menjalin hubungan dengan pria, banyak belajar dari dia, orang yang banyak belajar dari hubungannya di masa lalu. pantangan ucapan putus yang disepakati, selalu dilanggar oleh aku yang memancing awal pertengkaran, tapi dia adalah pria yang sabar, selalu berusaha mempertahankan hubungan, mengajariku cara bertahan, mengajariku cara memperjuangkan, berulangkali mengucapkan pisah dalam setiap pertengkaran tapi tak pernah berakhir dengan perpisahan.
Now i know, kunci dari segala kesalahpahaman, kunci dari pertengkaran adalah bertahan, kunci bertahan adalah berjuang, bukti berjuang adalah belajar, belajar dari kesalahan yang membuat bertengkar, belajar untuk ga mudah mengatakan putus. memang benar bertengkar adalah bumbu dari pacaran, tapi kalau bumbunya kebanyakan juga ga enak bukan? sempat jenuh, sempat lelah, dengan sabar dia mengajakku diskusi, diskusi kenapa bisa lelah? karna selalu bertengkar. kenapa bertengkar? karena susah mengerti.
Now i know. mengerti, belajar mengerti adalah kuncinya, bagaimana mau ngerti pasangan kalau kamu aja ga ngerti sama dirimu. begitulah kira2 ucapannya, kembali evaluasi diri, apa aku sudah cukup mengerti diriku? belum. apa aku mengerti pasanganku? tidak sama sekali. so, what?
Now i know, kunci mengerti adalah mengenal. km tau pasanganmu? iya tentu saja, tapi mengenalnya? belum tentu. kembali belajar mengerti, jika dia adalah orang yang sedang berjuang untuk tidak menjadi pria yang kasar saat marah, jangan usik perjuangannya dgn membuat dia marah. jika dia adalah pria yang sedang berjuang untuk ga melampiaskan emosinya sama km saat dia ada masalah, jangan usik erjuangannya dgn menambah masalah. bahkan dari hal simpel, jika dia adalah pria yg tdk suka km menyisakan makanan, habiskan makananmu.
now I know, perjuangan adalah dari dua belah pihak. hanya karna aku wanita, bukan berarti harus selalu aku yang diperjuangkan, bukan berarti harus aku selalu yang dimengerti, memang ada waktunya wanita utk berjuang.
now I know, rasa aman juga adalah cara berjuang, merasa aman jadi ga perlu curiga kalau pasangan sibuk di lab dan ga sempat ngabarin, hanya sms "makan yuk" know I know, perjuangan bukan sebatas komunikasi, tapi soal menjaga hati. percaya sama pasangan, jadi tetap merasa aman ketika pasangan sedang berjuang menyelesaikan hal-hal yang belum beres dengan masa lalunya mantan, gebetan dll

thankyou for loving me bro, I love you. happy 6th mounthversarry

Tuesday, 1 December 2015

November bahagia

Dimulai dari tanggal 02 November kemaren, bersyukur ketika Allah masih memberikan kesempatan untuk merayakan ulang tahun yang ke-22, bersyukur untuk setiap penyertaannya selama 22tahun ini.
Bersyukur ketika mendapat doa, kado, cake dan ucapan dari teman-teman. Benar, satu hal yang spesial di hari ulang tahun adalah banyak orang berdoa khusus buatmu.

Minggu pertama november aku benar-benar mendoakan apa kehendak Allah dalam hidupku lewat proses skripsi yang tak kunjung selesai. Fyi aku sudah setahun melewati masa skripsi, sudah acc untuk seminar  dan sudah sebulan menanti jadwal seminar dari dosbingku. Resah? Tentu saja. Penantian sebulan itu tidak sebentar, ada banyak hal yang seharusnya bisa dikerjakan.
Selama mendoakan, saat teduh ku memang tentang ayub "sabar dalam pnderitaan, tidak semua penderitaan itu karena dosa, tetap muliakan Allah". Sampai akhirnya jumat pagi aku memutuskan untuk menemui kepala bagian untuk membicarakan proses skripsi ku, dan benar-benar mendoakan apapun hasil pertemuan senin itu adalah jawaban dari Tuhan.
Tapi Tuhan berkehendak lain, jumat sore dosen pembimbingku membalas sms dan mengatakan aku bisa maju seminar minggu depan. Tepatnya kamis, 12 november.
Sungguh rencana kita memang bukan rencana Tuhan.

Kamis, 12 november diadakan seminar skripsi, malamnya aku memperbaiki ppt dan latihan, entah kenapa ga bisa tidur.
ketika dosen pembimbing 1&2 ku datang, belum ada peserta yang datang berhubung karena telat, sedang di perjalanan.
Berbagai bentakan sudah ku terima, pontang-panting manggil siapapun yang ada di luar untuk masuk supaya terpenuhi peserta 10orang. Seminar nyaris dibatalkan. Tapi sekali lagi, Allah adalah Allah yg berkuasa atas siapapun, yepat ketika akan dibatalkan dan sudah menentukan jadwal baru, peserta pas 10orang. Seminarpun dilanjutkan.
Selama presentasi pikiran, hati udah absurd rasanya. Suara berfibra karna menahan nangis, tapi syukurlah aku ga sampai nangis.
Ada banyak revisi, tapi bersyukur karena udah ngalamin sebulan menanti dan ga tau mau mengerjakan apa.
Ada banyak yang bisa disyukuri dalam hidup, bahkan dalam hal tersulit sekalipun.
Selamat bersyukur :))

Saturday, 28 November 2015

How can i not love you

1. orang yang bisa diajak sharing tentang masa depan mulai dari akan mengerjakan apa & dimana, sharing pemuridan, persekutuan, pelayanan.

2. orang yang cinta Tuhan. percayalah girls pria yang mencintai Tuhan (HpdT baik) akan mencintaimu dengan cintaNya

3. orang yang benar-benar punya hati melayani. kapan pun dimanapun, selagi dia bisa dia akan mengiyakan kalau diajak melayani.

4. orang yang mencintaiku apa adanya tapi ga biarin aku seadanya.

5. orang yang walau gampang kesel & keselnya lama tapi sebenernya ngalahan, mau rendah hati ngubungin duluan & mau perjuangin hubungan kalo lagi berantem, bela-belain datang ke kosan tengah malam.

6.orang yang sebenarnya ga bisa romantis. tapi entah kenapa bisa romantis buat nyenengin pacarnya. mulai dari hal kecil, nemenin seharian di hari ulang tahun-ku dari pagi sampe malam mulai sarapan, makan siang, nonton sampe makan malam. terus, katanya ga dateng ke seminar ku, tau-tau nongol aja, ngasi kado gelas kaca isi coklat & tulisan "7 reasons why i love you" yang berhasil bikin nangis pas baca. sampe ngasi tulisan "sorry for"

7. yang suka bikin kesel, tapi paling bisa bikin ketawa. ntah lah dia emang lucu atau selera humorku yang rendah sampe gampang banget ketawa.

8. yang mau diajak belajar hal baru & sharing kalo abis dapat firman dari persekutuan atau dari saat teduh.

9. yang kayak anak kecil, tapi bisa dewasa (kadang)

10. yang manjanya ampun-ampunan, dan itulah yang bikin dia gampang dikangenin -_-






abaikan ekspresi foto terakhir, ceritanya lagi pamer kumis & jenggot baru yang dirapiin sama cpcarnya "secara paksa" hahaha